Sering kali sebagai manusia kita ingin mencari tahu apa yang menjadi penyebab kegagalan-kegagalan ataupun kendala yang membuat kita sulit mencapai kesuksesan. Pada dasarnya kita manusia memiliki sifat yang suka menyalahkan orang lain ataupun sesuatu yang berada di luar diri kita sebagai alasan penyebab kegagalan yang kita alami. Cobalah mengevaluasi kembali apa yang menjadi penyebab sampai hari ini anda belum mencapai apa yang menjadi impian anda. Jika diteliti dengan baik anda akan menemukan bahwa anda adalah sumber dari segala sesuatu yang anda alami di dalam kehidupan. Tidak satupun yang mampu menghalangi anda untuk mencapai kesuksesan seperti yang anda inginkan. Tetapi seringkali diri kita sendiri yang tidak mau untuk berubah, belajar, bertumbuh, mengganti pola pikir yang salah, memikul tanggung jawab, bekerja lebih keras, atau membuka pikiran terhadap teguran-teguran yang positif. Sehingga apa yang menjadi pencapaian sangat sulit kita raih.
Sudah saatnya kita melihat lebih jauh dan bijaksana jika ingin memiliki apa yang kita inginkan. Bukankah diri kitalah yang berhenti untuk berjuang ketika ada tantangan sehingga apa yang menjadi tujuan kita tidak tercapai? Tidak menjadi soal berapa banyak tantangan yang kita hadapi, berapa banyak kegagalan yang kita lalui, berapa sulit perjalanan yang kita tempuh, tetapi keputusan untuk berhenti dan meninggalkan impian ada di tangan kita, bukan di tangan orang lain. Alasan yang kita buat atau melemparkan kesalahan kepada orang lain tidaklah membuat kita mencapai kesuksesan yang ingin kita raih. Semuanya itu hanya menghambat anda untuk melihat sumber atau akar dari segala penyebabnya, yaitu diri anda sendiri! Musuh terbesar yang merupakan sumber dari segala kegagalan, segala kesedihan, segala yang menghambat kita untuk mencapai kesuksesan adalah diri kita, bukan sesuatu yang berada di luar sana.
Untuk itu mari kita belajar untuk mengalahkan diri kita sendiri, keluar dari zona nyaman yang ada, dan melihat kekurangan diri kita. Walaupun sering terjadi, “debu di mata orang lain kita lihat, namun batu di depan mata kita tidak terlihat.” Untuk itu sadarilah bahwa setiap manusia memiliki kelemahan yang sama dalam hal ini. Ubahlah pertanyaan, “Siapa yang salah dari kejadian ini?” dengan “Apa yang harus saya perbaiki dari diriku sendiri?” ketika mengalami suatu kegagalan atau kejadian yang tidak menyenangkan.
Satu kutipan mengatakan, “Barang siapa yang mampu mengalahkan dan mengontrol dirinya, dia lebih dari pahlawan yang mampu merebut kota.” Betapa besar kekuatan yang ada di dalam diri seorang yang mampu mengalahkan serta mengontrol dirinya. Mulai dari hari ini bertekadlah untuk selalu menang melawan kelemahan-kelemahan yang ada di dalam diri kita. Bertandinglah dengan diri anda sendiri, bukan dengan orang lain. Karena dengan demikian kekuatan yang maha dahsyat itu akan muncul dari dalam diri anda. Waspadalah terhadap musuh terbesar di dalam kehidupan anda, yaitu diri anda sendiri! Make everything is possible with Self-Management. Salam FunTastic!

Darmadi Darmawangsa, M. Sc., C. Eng.
James Gwee
Tung Desem Waringin
Andrew Ho
Tommy Siawira
Haryanto Kandani
Tirta Setiawan
Ippho Santosa
Adhi Santoso, BBA
Andrew Nugraha